Buku Tulisan Tangan, Kemanusiaan, dan Artificial Intelligence (AI): Merebut Kembali Pikiran Manusia di Dunia Algoritmik mengkaji implikasi kognitif dan etis dari memudarnya tulisan tangan di era AI. Buku ini menawarkan konsep “Kontinum Kognitif Manusia–AI,” yang menolak dikotomi tradisi dan teknologi. Dalam kerangka ini, tulisan tangan diposisikan sebagai kecerdasan berwujud yang melengkapi efisiensi algoritmik sekaligus menjaga memori, refleksi, empati, dan kehadiran manusia. Dengan pendekatan fenomenologi, neurosains, dan kajian budaya, buku ini menempatkan menulis sebagai proses kognitif sekaligus praktik etis dalam pendidikan.
Buku Tulisan Tangan, Kemanusiaan, dan Artificial Intelligence (AI): Merebut Kembali Pikiran Manusia di Dunia Algoritmik ditujukan bagi pendidik, akademisi, pembuat kebijakan, mahasiswa, serta praktisi kreatif yang menghadapi transformasi digital. Buku ini juga relevan bagi siapa pun yang peduli pada masa depan kognisi manusia. Melalui pendekatan berbasis riset, buku ini menawarkan panduan seimbang dalam mengintegrasikan AI tanpa mengorbankan kedalaman, relasi, dan refleksi dalam pembelajaran.
| Info Buku | |
| ISBN | 978-623-321-438-4 |
| Dimensi | 14,5x21 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 160 gram |
| Jumlah Halaman | xxii + 122 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Tulisan Tangan, Kemanusiaan, dan Artificial Intelligence (AI): Merebut Kembali Pikiran Manusia di Dunia Algoritmik (POD)
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Rudy Harjanto
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.140.000
Produk Terkait
70 Tahun Pudentia MPSS: Bunda Kandung Tradisi Lisan Indonesia
Buku ini tidak sekadar penanda usia seseorang dala..
Rp.250.000
Circle of Influence: Sisterhood in Female Academia Networking
In academic circles, Ibu Titiek is known as a res..
Rp.85.000
Isu Keliyanan dan Resistensi dalam Ruang Kolonial: Menelisik Tiga Novel Jepang
Buku ini menyajikan hasil penelitian sastra poskol..
Rp.90.000
Tags: Tulisan Tangan, Kemanusiaan, dan Artificial Intelligence (AI): Merebut Kembali Pikiran Manusia di Dunia Algoritmik (POD)




